BeritaBertemu Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi, Ini Nasehat Beliau Untuk Jamaah Haji...

Bertemu Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi, Ini Nasehat Beliau Untuk Jamaah Haji Aceh

Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh Kloter 11 yang dipimpin oleh Dr. Tgk. Ikhram, S.S., M.Pd saat ini sudah berada di Makkah Al Mukarramah. Pada Selasa, 13 Juni 2023 CJH Aceh Kloter 11 ini dijadwalkan pertemuan dengan Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi Syaikh Abdul Latif Baltou.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kloter 11 Aceh, Dr. Tgk. Ikhram, S.S., M.Pd menanyakan kabar Syaikh Abdul Latif Baltou, dan saling  mendo’akan dengan Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 11. Dan Syaikh berharap agar CJH Aceh selalu dalam keadaan sehat dan dimudahkan segala urusan dalam pelaksanaan haji, dan menjadi haji yang mabrur.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Aceh yang diwakili oleh Dr. Tgk. H Anwar Usman, S.Pd.I.MM atau lebih dikenal dengan Abiya Kuta Krueng dan PHD Aceh, Tgk. Umar Rafsanjani, dan turut berhadir PHD Aceh lainnya, Dr. Teuku Zulkhairi.

Dan di akhir pertemuan tersebut, Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi Syaikh Abdul Latif Baltou memberi beberapa nasehat kepada CJH Aceh khususnya CJH Aceh Kloter 11. Adapun pesan dan nasehat beliau diantaranya ;

Syaikh berharap agar Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh bersyukur kepada Allah yang telah diberi kesempatan untuk datang ke tanah haram, sedangkan orang lain sangat berharap bisa berhaji, tapi belum ada kesempatan. Beliau meminta agar para jamaah memanfaatkan kesempatan berharga tersebut untuk fokus beribadah kepada Allah.

“Karena berdasarkan hadist Nabi SAW, bahwasanya pahala shalat di Masjidil Haram adalah 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya, maka manfaatkan umur dan usia tuan dan puan semua, karena kalau hitungan umur tidak akan mungkin pahala ibadah kita sampai seperti itu, kecuali dengan kemuliaan Allah kita dapat hadir ke Haram ini” Ujar Syaikh Abdul Latif Baltou yang diterjemahkan oleh Tgk. Umar Rafsanjani mewakili Pemerintah Aceh.

Kemudian beliau juga mengingatkan para jamaah agar jangan sampai disibukkan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, seperti sibuk belanja atau kegiatan lainnya.

Selain itu, Syaikh Abdul Latif Baltou juga tidak lupa mengingatkan jamaah agar setiba di Arafah jangan lupa mendo’akan Alm. Habib Bugak, atas kebaikan beliau yang telah mewakafkan sebahagian hartanya untuk masyarakat Aceh yang melaksanakan haji setiap tahunnya.

Dan mengingat di Arafah nantinya terik matahari, Syaikh Abdul Latif Baltou juga menyedekahkan  payung untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh untuk digunakan pada saat wukuf di Arafah. Dan ini merupakan sedekah pribadi Syaikh, bukan bersumber dari wakaf Habib Bugak. Dan beliau juga menghadiahkan beberapa buku bacaan islam untuk para jama’ah.

Dan di akhir pertemuan, Syaikh Abdul Latif Baltou juga menganjurkan para jamaah agar berpuasa, sebagaimana hadits Rasulullah SAW ;


( ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله منه في هذه الأيام العشر . قالوا ولا الجهاد في سبيل الله !! قال : ولا الجهاد في سبيل الله ، إلا رجل خرج بنفسه وماله ولم يرجع من ذلك بشيء ) أخرجه البخاري (969) والترمذي (757) واللفظ له ، من حديث ابن عباس رضي الله عنهما

“Tidak ada hari dimana amal sholeh di dalamnya lebih dicintai Allah dibandingkan sepuluh hari ini. Mereka bertanya, “Meskipun berjihad di sabilillah. Beliau menjawab, “Meskipun jihad di sabilillah kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya. Dan tidak ada yang kembali sedikitpun.” HR. Bukhori, 969. Tirmizi, 757 dan redaksi darinya. Dari hadits Ibu Abbas radhiallahu anhuma.

Pembagian Wakaf Habib Bugak Asyi, Setiap Jama’ah Terima 1.500 Riyal

Setelah pertemuan tersebut, CJH Aceh Kloter 11 menerima pembagian wakaf Habib Bugak Asyi, besarannya 1,500 riyal atau Rp 5,9 juta per jama’ah.

Untuk diketahui bahwa wakaf itu diberikan kepada setiap jemaah haji yang ber-KTP Aceh dan membawa kartu yang diberikan ketika pemberangkatan dari embarkasi Aceh.

Wakaf itu berasal dari pengelolaan hotel yang diwakafkan Habib Bugak Al Asyi.

Aset wakaf yang masih aktif adalah hotel 1800 kamar seluas 3000 m2, hotel terdekat dengan Masjidil Haram berisi 650 kamar seluas 1.000 m2, hotel di Aziziah seluas 1500 m2 yang ditempati orang Aceh, ada juga rumah di Aziziah untuk 750 orang seluas 900 m2, dan rumah di Syaukiah yang dibeli 76 juta real pada 2017.

Dilaporkan oleh :

Dr. Tgk. Ikhram, SS, M.Pd, Ketua Kloter 11 Aceh

Tgk. Cut Ali Manyak, MM, Pembimbing Ibadah Kloter 11 Aceh

Makkah Mukarramah.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer